Lho kok berdarah? Apa salah tusuk ya?

Akupunktur7Satu hal yang sebenarnya sepele namun sering menjadi kekhawatiran pasien akupunktur adalah keluarnya sedikit darah pada saat pencabutan jarum dari tubuh. Selama darah yang keluar dari permukaan tubuh hanyalah setetes dua tetes saja maka hal ini sebenarnya sama sekali tidak berbahaya dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan ataupun dipikirkan. It’s alright. Cukup tekan-tekan dengan kapas beralkohol untuk sesaat, maka darah pun tak akan merembes lagi. Mengikuti keluarnya darah ini, bisa juga muncul semacam memar kecil (dalam istilah medisnya disebut dengan haematoma) yang akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Memar ini terjadi karena sebagian darah yang keluar dari pembuluh darah tertahan di bawah permukaan kulit (internal bleeding).

Keluarnya darah pada saat pencabutan jarum akupunktur tidak lantas dapat secara langsung ditafsirkan sebagai akibat dari penusukan yang salah. Tubuh manusia terdiri dari jutaan atau bahkan miliaran pembuluh darah halus yang umumnya tidak terlihat dari permukaan tubuh. Padahal, banyak titik akupunktur yang letaknya berhimpitan dengan atau kadang malah terletak pada pembuluh-pembuluh darah tersebut. Tentu saja penusukan yang kadang kala mengenai pembuluh darah sangat lazim untuk terjadi. Selama hal ini terjadi sesekali saja, 5 – 10%, maka sangatlah wajar. Bahkan akupunkturis yang telah berpraktek puluhan tahun pun tak bisa menghindari terjadinya hal ini. It’s simply inevitable.

Seperti telah diuraikan di atas, memar kecil yang mungkin muncul paska terapi akupunktur sebenarnya tidak berbahaya dan akan hilang sendiri dalam waktu beberapa hari. Namun demikian, jika memar tersebut terjadi di bagian wajah maka tentunya dapat mengganggu penampilan, terutama bagi para wanita yang sangat peduli dengan penampilan wajahnya. Oleh karena itu, jika Anda memiliki acara penting yang harus dihadiri dalam beberapa hari ke depan, pertimbangkan hal ini sebelum Anda memutuskan untuk mendapatkan terapi akupunktur di daerah wajah, terutama di seputaran mata dan bibir. Di daerah seputaran mata dan bibir terdapat banyak sekali pembuluh darah kecil yang bisa menimbulkan memar jika tertusuk.

6 Responses

  1. mba,
    klo buat penderita diabetes gmn boleh akupuncture? nanti berdarah, jadi luka yang gak sembuh2 gak akhirnya? thx

    • Hmmm… kalau ada keraguan, sebaiknya jangan dilakukan. Mungkin lebih cocok pakai accupressure aja ya. Lebih aman untuk pasien diabetes yang sudah sangat sensitif terhadap luka.

  2. Hallo mbak Tyas,

    Mau tanya, kalo acupuncture bisa mengobati alergi kulit, saya menderita alergi kulit gatal dan merah2 sudah belasan tahun. Biasanya kambuh kalo kena dingin atau kalo produksi keringat saya banyak, selama ini sy minum obat hanya untuk menghilangkan rasa gatal tsb, tp tdk menyembuhkan Satu lg badan saya tdk bisa memproses lemak, akhirnya lemak tersebut muncul seperti benjolan2 terimakasih sebelumnya.

  3. Hallo mbak Tyas,
    Saya minta pandangan anda tentang penyakit istri saya yg sudah kl 6 bulan ini belum sembuh2 juga. Kasusnya: setelah dia konsumsi makanan herbal (produk MLM) selama kl 3 bulan, timbul gatal2 berupa benjolan2 besar pada sekujur tubuhnya (alergi) sampai hari ini. Gatal2 tsb baru sembuh setelah minum obat antihistamin dari dokter/apotik. Bagaimana penanganan penyakit seperti itu menurut acupuncture, sementara kata dokter pantangan istri saya adalah tidak boleh mengkonsumsi makanan/minuman herbal.
    Dan mohon diberitahu beberapa alamat tempat acupuncture yang ada di Bandung. Terima kasih sebelumnya. HARUN_Bandung

    • Pak Harun, kalau memang sudah dipastikan bahwa produk herbal tersebut adalah penyebab alerginya, maka solusinya ya sudah jelas: jangan lagi mengkonsumsi produk herbal tersebut. Untuk penanganan alergi, biasanya akupunktur mengupayakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak lagi terlalu sensitif terhadap alergen. Namun demikian tentu saja gaya hidup kita juga harus disesuaikan sehingga interaksi dengan alergen tersebut memang diupayakan seminimal mungkin.
      Demikian penjelasan saya, semoga lekas sehat kembali ya…

Comments are closed.

%d bloggers like this: