Apakah akupunktur bisa menyembuhkan penyakit ABCDEF..Z?

Salah satu pertanyaan yang mungkin paling sering dilontarkan oleh seseorang yang sedang menjajaki terapi/pengobatan akupunktur adalah apakah akupunktur bisa menyembuhkan penyakit ABCDEF..Z (silahkan ganti ABCDEF..Z dengan nama-nama penyakit yang Anda kenal, seperti kolesterol tinggi, hipertensi, vertigo, diabetes, kista, tumor, migrain, nyeri haid, dll). Jadi, bisakah akupunktur menyembuhkan penyakit-penyakit itu? Yuk kita simak ulasan berikut ini.

Sebenarnya, tubuh kita sangatlah canggih. Dia memiliki kemampuan untuk self-healing, menyembuhkan dirinya sendiri. Di lain pihak, pada dasarnya akupunktur bisa memperbaiki fungsionalitas tubuh yang menurun, apa pun penyebabnya, terkecuali jika hal itu disebabkan oleh penyakit turunan. Artinya, fungsionalitas tubuh Anda selalu bisa lebih ditingkatkan lagi dengan akupunktur, apa pun penyakit yang Anda derita saat ini. Dengan fungsionalitas tubuh yang membaik, maka otomatis kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri pun akan meningkat. Akan tetapi harus diingat bahwa kecepatan penyembuhan dengan akupunktur akan sangat berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya tergantung pada lifestyle-nya sehari-hari (pola hidup, makan & minum, istirahat, dan manajemen pikiran). Akupunktur hanya salah satu faktor penunjang kesehatan saja, bukan segala-galanya. Jika Anda sering merasa pusing, misalnya, mungkin yang perlu Anda perhatikan hanyalah pengaturan jadwal makan yang tepat pada waktunya. Meskipun Anda menjalani akupunktur secara teratur, namun jika gaya hidup tetap amburadul maka hasilnya akan kurang optimal. Bagaimana pun, faktor penunjang kesehatan yang utama adalah keseimbangan mind-body-spirit.

Seperti sekilas telah saya uraikan sebelumnya (baca disini), dasar ilmu kedokteran Barat dan kedokteran Timur sangatlah berbeda, sehingga baik istilah-istilah, prosedur, maupun peralatan yang sering dipergunakan dalam kedokteran Barat tidak mutlak diperlukan dalam akupunktur. Nama-nama penyakit yang selama ini beredar di masyarakat pun sebenarnya adalah nama penyakit yang lahir dari ilmu dan pandangan kedokteran Barat, sehingga nama penyakit ini sebenarnya tidak dikenal dalam kedokteran Timur.

Dunia kedokteran Timur memiliki cara dan istilah tersendiri dalam memandang suatu ketidakseimbangan yang terjadi dalam tubuh seseorang. Sebagai contoh sederhana, seseorang yang sering menderita sakit kepala sebelah (dalam kedokteran Barat sering dikenal dengan istilah migrain) maka dalam kedokteran Timur mungkin dikatakan bahwa orang tersebut menderita sakit kepala karena gangguan/sumbatan meridian Kandung Empedu yang ada di sekitar kening (more detail about this later), tidak disebut dengan migrain. Tidak ada kata ‘migrain’ dalam kamus istilah akupunktur. Demikian juga dengan istilah-istilah lainnya.

Jadi, di akupunktur sebenarnya tidak ada istilah: kolesterol tinggi, hipertensi, vertigo, diabetes, dsb. Yang dikenal dalam akupunktur adalah ketidakseimbangan meridian atau organ, yang dalam hal ini nantinya akan diperbaiki dengan dilakukannya penusukan pada titik-titik akupunktur (acupoint) yang dipilih. Titik yang distimulasi untuk setiap orang bisa jadi sangat berbeda antara satu orang dengan orang lainnya meskipun kalau dari pandangan kedokteran Barat kedua orang ini mengidap penyakit yang sama. Meskipun sama-sama migrain, misalnya, titik yang akan ditusuk pada tubuh Anda akan berbeda dengan titik yang akan dipilih pada orang lain, karena ketidakseimbangan tubuh yang menyebabkan ‘migrain’ itu sendiri memang berbeda. Meskipun sama-sama ‘migrain’, masing-masing adalah kasus yang berbeda. Nah, dalam suatu sesi akupunktur, seorang akupunkturis akan mendiagnosis gangguan keseimbangan yang terjadi dalam tubuh seseorang dan kemudian menetapkan titik-titik yang harus distimulasi untuk mengembalikan keseimbangan tubuhnya.

Namun demikian, jangan lantas jadi takut atau ragu-ragu untuk menyampaikan keluhan Anda pada akupunkturis Anda dalam bahasa kedokteran Barat yang telah Anda kenal baik selama ini. Informasi nama penyakit, hasil diagnosis dokter, maupun hasil pemeriksaan lab yang telah diperoleh sebelumnya tetap dapat Anda sampaikan ke akupunkturis Anda untuk menunjang terapi akupunktur yang Anda jalani, meskipun hal ini tidak mutlak diperlukan dalam akupunktur. Sekedar pahami saja bahwa akupunktur berbasis pada kedokteran Timur, sedangkan pelayanan kesehatan yang umumnya kita jumpai di sarana-sarana pelayanan kesehatan berbasis pada kedokteran Barat. Jadi, jangan mengharapkan penjelasan yang ke-Barat-Barat-an dari akupunktur.

Hal-hal yang kiranya perlu untuk Anda sampaikan pada akupunkturis Anda akan saya bahas pada postingan berikutnya. Tunggu saja tanggal mainnya ya…

2 Responses

  1. Hallo Tyas,

    Nama saya Eva. Saya mau tanya nih…..untuk memastikan jarum yang digunakan oleh akupunturis baru atau tidak gimana yah? Thanks

    • Hallo juga mbak/bu Eva,

      Jarum yang baru masih ada bungkusnya, nggak telanjang. Jadi kalau pengen memastikan apakah jarum yang digunakan baru atau tidak, ya pastikan saja kalau mbak/bu Eva melihat akupunkturis tersebut mengeluarkan jarum dari tempatnya.

      Salam.

Comments are closed.

%d bloggers like this: