Akupunktur dan pelangsingan tubuh?

Postingan ini saya tulis sebagai jawaban atas pertanyaan mbak/ibu TriBandung beberapa waktu yang lalu di Buku Tamu. So… here it is… penjelasan tentang akupunktur dan pelangsingan tubuh.

Mungkin sekitar 90% wanita (baik yang masih gadis maupun yang sudah ibu-ibu) yang mengenal saya sebagai praktisi akupunktur selalu menanyakan hal yang satu ini: bisa nggak sih akupunktur melangsingkan tubuh? Dan hampir setiap kali ditanya demikian, reaksi saya kurang lebih sama, mesam-mesem (senyum-senyum, red.) Andai saja saya bisa menjawab pertanyaan itu secara singkat dengan kata “ya” saja, karena akupunktur memang bisa melangsingkan tubuh. Tapi kalau mau jujur, ceritanya tidak berhenti sampai disitu saja. I wish it were that simple, but it’s not.

Pada dasarnya, ketika keseimbangan tubuh terjaga, ketika semua fungsionalitas tubuh berjalan dengan baik, maka secara otomatis tubuh kita akan menjadi sehat. Dan tentu saja, tubuh yang sehat adalah tubuh yang terlihat segar dan ukurannya pun proporsional: tidak gemuk, namun juga tidak terlalu kurus. Kecantikan, baik yang tercermin dalam pancaran wajah maupun bentuk tubuh yang indah, adalah cerminan dari keadaan tubuh yang sehat. Berat tubuh yang melebihi berat ideal sesungguhnya merupakan pertanda bahwa ada ketidakberesan pada fungsionalitas tubuhnya, terutama yang terkait dengan proses pencernaannya. Dan gangguan fungsional tubuh ini bisa ditimbulkan dari berbagai macam hal, seperti misalnya: beban stress yang terlalu tinggi, penekanan faktor emosional tertentu yang kemudian berdampak pada munculnya kebiasaan ngemil dan makan berlebihan, dsb.

Nah, upaya pelangsingan tubuh dengan akupunktur dilakukan dengan cara mencari penyebab gangguan fungsional tubuh tersebut dan kemudian memperbaikinya. Sekedar menusuk sebuah titik (umumnya adalah titik penahan lapar di telinga) yang berfungsi untuk menahan nafsu makan saja tidak akan banyak memberikan manfaat, karena hal ini tidak bisa memperbaiki gangguan atau kerusakan yang sudah terlanjur terjadi dalam tubuh, tidak mengembalikan fungsionalitas tubuh, tapi hanya bersifat membantu kita agar tidak terlalu ingin ngemil atau makan. Paling banter, manfaat dari penusukan titik penahan lapar di telinga adalah membantu kita untuk tidak menjadi lebih gemuk lagi, tapi kegemukan yang sudah terlanjur terjadi tidak akan terobati. Dan tubuh pun tetap akan mengolah makanan sebagaimana sebelumnya.

Timbunan lemak terjadi karena ketidakmampuan tubuh dalam mengolah makanan yang masuk, dalam hal ini adalah menyerap zat yang dibutuhkan dan membuang yang tak dibutuhkan. Oleh karena itu, pelangsingan tubuh mustahil untuk dilakukan tanpa adanya upaya untuk mengembalikan kemampuan tubuh dalam pengolahan ini. Jadi, pelangsingan tubuh juga mustahil untuk dilakukan selama Anda masih memiliki penyakit-penyakit tertentu. Saran saya bagi Anda yang ingin menjalani pelangsingan tubuh adalah: terlebih dahulu fokuskan upaya Anda pada penyembuhan penyakit-penyakit yang saat ini sedang bersarang di tubuh Anda, dan demi efektifitas terapi akupunktur Anda, berterusteranglah kepada akupunkturis Anda tentang semua penyakit tersebut. Beberkan semuanya, jangan ada yang ditutup-tutupi. (Note: umumnya pasien yang ingin melangsingkan tubuh cenderung untuk menyembunyikan penyakit-penyakitnya karena menyangka bahwa hal itu tidak ada hubungannya dengan pelangsingan tubuh. But on the contrary, it’s very very related.)

7 Responses

  1. mau tau tempat akupuntur di bandung ada yang mau ngasi referensi ga ya ?

  2. Trims ya mba. Sampai2 ada artikel nya.

  3. Bisa saya tahu dimana bisa mendapatkan buku akupunktur untuk pelangsingan & kecantikan.

    Terima kasih

    salam,

    bambang pratomo

    • Setahu saya tidak ada buku akupunktur pelangsingan dan kecantikan yang berbahasa Indonesia. Kalau yang berbahasa Inggris ada beberapa di http://www.amazon.com. Untuk searching-nya bisa pakai keyword “facial rejuvenation acupuncture”.

      Selamat memborong buku yah…

      Salam

  4. @ wibisono

    Alat terapi yang seperti apa ya?
    Pada prinsipnya, setiap titik akupunktur (acupoint) bisa distimulasi dengan berbagai macam cara. Dipijit-pijit saja dengan ujung jari juga bisa kok. Inilah yang biasanya dilakukan pada akupresur, memijit-mijit titik akupunktur dengan tangan atau dengan alat bantu lainnya. Namun demikian, tentu saja efektifitas masing-masing cara akan berbeda-beda. Saya sendiri lebih merasa sreg dan pas dengan akupunktur yang menggunakan jarum.

    Demikian, semoga terjawab pertanyaannya…

  5. salam sehat,..
    mau tanya,apa pendapat anda tentang alat kesehatan yang marak menjual alat terapi akupuntur,apakah alat tersebut bisa dgunakan untuk terapi kesehatan? terima kasih

Comments are closed.

%d bloggers like this: